Sabtu, 17 November 2018

Cara Menyembuhkan Mata Minus Secara Tradisional

Cara Menyembuhkan Mata Minus Secara Tradisional denganmenggunakan bahan bahan alami tanpa efek samping yang berbahaya.

Sekilas tentang mata minus:

Mata adalah jendela dunia. Dengan mata, semuanya akan terasa lebih indah. kita akan mampu mengenali bentuk dari dunia. Kita bisa tahu bentuk dan warna dari bunga mawar. Dengan mata, kita akan mudah mengenali siapa musuh dan siapa kawan. Namun apa yang akan terjadi bila fungsi mata menjadi menurun? Seperti gejala dibawah ini
  • Mata sudah tidak mampu melihat benda jauh?
  • Kepala sering terasa sakit dan pusing ketika membaca?
  • Mata terasa pegal dan sering berkedip?
Cara Menyembuhkan Mata Minus Secara Tradisional

Cara Menyembuhkan Mata Minus Secara Tradisional,- kami merekomendasikan walatra sehat mata kepada anda,-  Walatra Sehat Mata Softgel ini terbuat dari bahan alami yang memiliki banyak khasiat yang mampu mengobati mata minus secara efektif tanpa harus melakukan operasi.

Walatra Sehat Mata Softgel merupakan produk herbal dari CV. JOGJA NATURAL HERBAL yang diformulasikan khusus untuk mencegah dan mengatasi permasalahan pada mata. Walatra Sehat Mata Softgel ini di produksi dengan menggunakan teknologi Nano, sehingga Walatra Sehat Mata Softgel ini bisa membantu proses penyerapan dalam tubuh menjadi lebih cepat.

Komposisi Walatra Sehat Mata Softgel Dan Manfaatnya:

Green Tea 10%.- Sebuah studi terbaru dari Biosyntrx Nutritional Biotechnology bahwa minum teh hijau dapat membantu memperbaiki kesehatan mata dan memerangi mata kering. Hal ini terutama disebabkan dalam teh hijau terdapat kandungan senyawa antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG) dan katekin yang kaya.
Ekstrak Biji Anggur 20%.- Sebuah studi yang diterbitkan dalam edisi April 2012 “Current Eye Research” menemukan bahwa antioksidan dalam biji anggur dapat melindungi sel-sel di retina, yang bagus untuk meningkatkan kemampuan mata dalam membedakan warna dan dalam melihat saat kondisi kurang cahaya.

Cara Mengatasi Mata Buram Secara Alami

Cara Mengatasi Mata Buram Secara Alami dengan menggunakan bahan bahan alami tanpa efek sampinmg yang berbahaya.

Pada umumnya mata buram disebabkan oleh kelelahan mata yang timbul akibat bekerja terlalu lama di depan komputer, terlalu lama membaca buku, bermain gawai, menonton tv, penggunaan lensa kontak, dan aktivitas lainnya yang dapat membuat mata Anda lelah. Juga kurangnya nutrisi untuk kesehatan mata Anda sehingga mata menjadi buram.


Cara Mengatasi Mata Buram Secara Alami

Cara Mengatasi Mata Buram Secara Alami,- kami merekomendasikan SM-H kepada anda, SM-Hini terbuat dari bahan alami yang memiliki banyak khasiat yang mampu mengobati mata buram.
Komposisi SM-H Dan Manfaatnya :

  • Ekstrak Jeruk Bergamot 5%.- Bergamot mengandung Vitamin C, yaitu vitamin yang larut dalam air dan antioksidan yang kuat. Vitamin C membantu tubuh membentuk dan memelihara jaringan ikat, termasuk kolagen yang ditemukan di kornea mata. Mengkonsumsi vitamin C jangka panjang dapat mengurangi risiko pembentukan katarak dan kehilangan penglihatan akibat degenerasi makula.
  • Ekstrak Bunga Matahari 2,5%.- Bunga matahari kaya akan vitamin E, antioksidan kuat, biji bunga matahari dapat membantu memperlambat perkembangan degenerasi makula dan katarak. Vitamin A, C dan E pada ekstrak bunga matahari adalah antioksidan utama yang penting dalam meningkatkan penglihatan karena sifat protektifnya dalam melindungi sel mata dari kerusakan akibat radikal bebas.
  • Ekstrak Bunga Canola 5%.- Journal of Internal Medicine pada tahun 2011 – Beberapa peneliti menemukan kandungan minyak Canola terdapat lemak tak jenuh yang dipercaya mampu menurunkan kolesterol LDL dan melancarkan peredaran darah yang tersumbat disekitar mata.

Selasa, 06 November 2018

Tes tanpa operasi untuk pasien kanker otak

Tes tanpa operasi untuk pasien kanker otak,- Sebuah tim peneliti yang dikepalai oleh Profesor Anna M. Krichevsky dari Center of Neurologic Diseases menyatakan dalam studinya bahwa tumor otak bisa didiagnosis dan diawasi perkembangannya tanpa melalui operasi. Sebelumnya, tes tanpa operasi yang akurat untuk mendeteksi adanya tumor otak memang tidak tersedia dan metode pemantauan perkembangan tumor tersebut tidak bisa diandalkan.

Studi yang telah dilaporkan ke dalam jurnal Neuro-Oncology ini melibatkan 118 pasien dengan jenis kanker yang berbeda. Para peneliti menyebutkan bahwa microRNA pada serebrospinal dapat digunakan untuk menunjukkan adanya glioblastoma (jenis tumor otak yang paling umum).

Tes ini kemudian melibatkan microRNA tersebut dalam pendeteksian dan pemantauan perkembangan tumor otak pada pasien.

"Kami senang tentang adanya potensi tes yang bisa mempermudah deteksi dan pengawasan tumor otak. Tes ini masih butuh penelitian lebih lanjut sebelum dipraktikkan secara luas, tetapi aku berharap ini akan berguna bagi pasien yang tidak bisa menjalani operasi karena lokasi atau ukuran tumor dan kondisi pasien itu sendiri," ungkap Krichevsky,

link keluarga:





Minggu, 04 November 2018

Ketahui Benturan tingkatkan risiko kanker otak

Ketahui Benturan tingkatkan risiko kanker otak,- Kanker otak menjadi salah satu penyakit yang paling menakutkan. Sampai sekarang belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit ini. Simak faktor risiko kanker otak berikut ini

Benturan
Jangan sepelekan benturan pada kepala Anda. Benturan menyebabkan trauma pada jaringan otak, sehingga menjadi penyebab tumbuhnya jaringan abnormal dalam otak yang bisa berkembang menjadi kanker.

Usia
Risiko terserang kanker otak meningkat seiring pertambahan usia. Usia juga menentukan jenis sel dan lokasi tumor.

Sistem kekebalan tubuh
Beberapa orang dengan sistem kekebalan tubuh tertentu memiliki peningkatan risiko pengembangan limfoma otak.

Riwayat keluarga
Jika ada keluarga Anda yang mempunyai riwayat kanker otak, maka Anda harus waspada. Riwayat keluarga dapat mempengaruhi kemungkinan mengembangkan penyakit tertentu.

Ras
Secara umum, tumor otak lebih sering terjadi pada orang kulit putih daripada ras lain.

Baca juga:


Jumat, 02 November 2018

Berikut Cara mendeteksi kanker otak

Berikut Cara mendeteksi kanker otak,- Jika mammogram adalah metode khusus yang digunakan untuk mendeteksi kanker payudara, ternyata ada banyak pilihan yang bisa dilakukan demi mendiagnosis kanker otak. Apa saja? Simak selengkapnya berikut ini.

Pemeriksaan neurologis
Dokter akan menilai gejala pasien dengan memberikan pertanyaan seputar sejarah kesehatan keluarga. Berbagai informasi tersebut digunakan untuk mendeteksi kemungkinan risiko otak yang diderita. Pemeriksaan juga melibatkan pengecekan pada penglihatan, pendengaran, kekuatan, sensasi, keseimbangan, refleks, dan kemampuan mengingat serta berpikir.

Angiogram
Angiogram adalah jenis tes sinar-X pada daerah kepala untuk menunjukkan pembuluh arteri dan vena pada otak. Pewarna kontras sebelumnya disuntikkan ke arteri di kepala sebelum pasien menjalani pemeriksaan.

Scan otak
Scan otak dilakukan untuk mengetahui ketidaknormalan. Sebelumnya, pewarna kontras disuntikkan ke arteri untuk membedakan mana jaringan normal dan mana sel kanker.

CT scan
CT scan merupakan salah satu jenis tes sinar-X namun menciptakan efek gambar 3D dari otak. Komputer menggabungkan gambar-gambar otak agar dokter bisa mengetahui adanya ketidaknormalan atau sel kanker. Pemeriksaan ini juga bisa menunjukkan adanya pembengkakan, pendarahan, dan pengerasan tulang atau jaringan.

Baca juga :


Jumat, 13 April 2018

ketahui Risiko kanker otak pada orang beralergi lebih kecil

ketahui Risiko kanker otak pada orang beralergi lebih kecil,- Peneliti Amerika Serikat mengatakan bahwa orang yang memiliki alergi memiliki risiko terserang tumor otak lebih rendah. Judith Schwartzbaum, seorang profesor epidemologi di Universitas Ohio, mengatakan pria dan wanita yang pada sampel darahnya memiliki alergi berpotensi mempunyai glioma lebih kecil. Potensi tersebut mencapai angka 50 persen lebih kecil dibandingkan yang tidak memiliki alergi

Informasi dari The Age (07/08) glioma dikenal mampu melemahkan sistem imun. Keberadaan glioma pada tubuh menyebabkan potensi tumbuhnya tumor atau kanker lebih besar.

Penelitian yang diterbitkan pada National Cancer Institute, Amerika, juga menyebutkan risiko kanker otak pada wanita beralergi lebih rendah dibanding pria beralergi.

Para peneliti telah mengumpulkan sampel dari orang yang belum memiliki glioma pada beberapa dasawarsa lalu. Dari sampel itulah data mengenai keterkaitan alergi dan glioma didapat. "Boleh jadi sistem imun yang lebih tinggi orang beralergi mampu menekan efek dari glioma" kata Schawrtbaum pada pernyataannya.

Ketidakberadaan alergi masih menjadi faktor terkuat pada kehadiran tumor otak. Namun Schartzbaum mengakui bahwa masih banyak yang perlu diteliti untuk hasil yang lebih akurat.

Rabu, 21 Maret 2018

Ketahui Gejala 'mirip' kanker payudara

Ketahui Gejala 'mirip' kanker payudara,- Banyaknya kasus kanker payudara yang bermunculan membuat wanita semakin waspada terhadap kemunculan gejala penyakit ini. Meski begitu, terdapat beberapa gejala 'mirip' kanker payudara yang menjadi pertanda penyakit lain. Dr Jennifer Ashton, menjabarkan beberapa tanda pada payudara yang bukan merupakan gejala kanker.

Cairan kental, lengket, dan berwarna aneh dari payudara
Tak semua cairan aneh yang keluar dari payudara adalah pertanda kanker. Bisa jadi, Anda sedang mengalami ecstasia saluran susu. Ini bisa terjadi ketika saluran susu melebar dan menebal, serta dipenuhi cairan. Meski bukan kanker, sebaiknya segera periksakan ke dokter ketika Anda mengalami hal ini.

Hasil mammogram yang aneh
Hasil mammogram yang terkadang terlihat miring atau gagal seringkali membuat wanita panik. Namun, Anda tak perlu khawatir. Hal ini biasa terjadi karena faktor usia atau payudara yang padat. Untuk menghindarinya, Anda bisa melakukan pemeriksaan lain selain mammogram, yaitu ultrasound. Cara ini tidak menyakitkan, lebih cepat dan tak mahal, serta tak mengakibatkan radiasi.

Rasa sakit pada payudara
Malgia, atau rasa sakit pada payudara seringkali membuat wanita cemas. Biasanya ini terjadi dua minggu sebelum menstruasi pada bagian luar dan sebagian payudara, serta terjadi pada kedua payudara. Jika rasa sakit ini tidak permanen (kadang terasa dan kadang tidak) serta tidak berkaitan dengan benjolan apapun, maka ini bukan termasuk gejala kanker. Dr Ashton mengatakan bahwa kafein, hormon stres, dan reproduktif bisa menyebabkan rasa sakit ini.

Kista jinak
Kista jinak dalam payudara terkadang membentuk benjolan. Ini juga disebut sebagai fibroadenoma. Kista ini bisa membesar dan perlu diangkat dengan operasi. Kista ini memiliki tekstur yang halus dan teratur ketika terlihat dalam USG. Kabar baiknya, ini bukan kanker. Namun Anda tetap harus memeriksakannya ke dokter.

Ruam pada payudara
Kulit yang gatal dan ruam-ruam pada payudara bisa jadi salah satu gejala kanker. Namun, ruam dan rasa gatal belum tentu pertanda kanker. Jika ruam dan gatal terjadi pada dua payudara, maka ini hanya ruam biasa. Perhatikan ruam selama dua minggu. Ruam biasa akan tetap atau hilang dengan sendirinya. Namun ruam yang disebabkan kanker akan semakin memburuk dan parah.

Senin, 12 Maret 2018

Kini tes darah bisa deteksi sel tumor otak

Kini tes darah bisa deteksi sel tumor otak,- Penelitian menunjukkan bahwa sebuah tes mampu mendeteksi tumor pada tikus dan manusia. Tes ini juga mampu menunjukkan apakah pengobatan bekerja dengan baik pada pasien.

Sel kanker akan melepaskan lemak yang disebut microvesicles pada aliran darah. Microvesicles inilah yang akan digunakan oleh peneliti untuk mendeteksi kanker.

Meski begitu zat ini sangat kecil dan sulit terdeteksi, sehingga ilmuwan di Massachusetts General Hospital menggunakan nanopartikel magnetis yang didesain untuk menarik protein unik dalam microvesicles dari sel kanker otak.

Tes pada 24 pasien yang memiliki tumor otak diketahui 90 persen akurat. Sementara tes pada hewan menunjukkan bagaimana tumor merespon perawatan.

"Microvesicles adalah biomarker yang sangat bisa diandalkan. Zat ini sangat stabil dan sensitif terhadap efek pengobatan," ungkap Prof Ralph Weissleder.

"Pada hewan dan manusia, kami berhasil melihat microvesicles yang terkait dengan kanker dalam aliran darah berubah-ubah ketika pengobatan."

Tim peneliti percaya teknik ini bisa digunakan pada beberapa jenis kanker atau penyakit lainnya. Josephine Quoerido, manajer di Cancer Research, Inggris menyatakan bahwa penelitian ini memiliki prospek besar. Querido berharap di masa depan mulai bisa diterapkan di klinik serta laboratorium yang bisa dijangkau oleh masyarakat.

Ketahui Stadium pada kanker

Ketahui Stadium pada kanker,- Beberapa jenis kanker memang memiliki stadium tertentu yang berbeda dengan yang lain. Namun secara umum, dokter biasanya menggunakan dasar sistem TNM dalam menentukan stadium pada kanker. TNM (tumor formation, lymph node involvement, dan metastasis) mempermudah dokter dalam mendiagnosis stadium kanker pada pasien.

Meskipun demikian, pasien biasanya perlu melakukan tes lebih lanjut untuk mengetahui kondisi stadium yang dideritanya. Simak penjelasan lengkap mengenai lima jenis stadium pada kanker seperti berikut ini.

Stadium 0

Gejala awal dari stadium 0 pada kanker biasanya ditunjukkan dengan adanya ketidaknormalan sel pada bagian tubuh tertentu.

Stadium I

Sel-sel yang tidak normal mulai berkumpul membentuk jaringan yang bersifat kanker. Hal tersebut merupakan tanda dari stadium I pada kanker yang biasanya masih bisa disembuhkan.

Stadium II

Kanker stadium II ditandai dengan adanya jaringan yang berkembang menjadi tumor kecil. Meskipun demikian, biasanya stadium II pada kanker belum terlalu menyebar pada organ di tubuh pasien.

Pertama kalinya, sel tumor dikembangkan di luar tubuh

Pertama kalinya, sel tumor dikembangkan di luar tubuh,- Selama ini tantangan terbesar peneliti untuk menyembuhkan kanker dan tumor adalah percobaan yang harus mereka lakukan pada pasien kanker atau tumor. Namun kini tampaknya hal itu tak diperlukan lagi. Untuk pertama kalinya, peneliti berhasil mengembangkan sel tumor di luar tubuh manusia.

Tak selamanya obat tumor atau kanker bisa berhasil untuk masing-masing individu. Mencoba berbagai macam perawatan tentunya akan memberatkan pasien kanker dan malah menghambat kesembuhan mereka. Untuk itu, peneliti mencari cara agar bisa mengembangkan sel tumor di luar tubuh untuk melakukan uji coba terhadap obat yang akan diberikan pada pasien.

Peneliti dari University of East Anglia mengeluarkan sebagian tumor usus dari pasien dan meletakkannya pada alat tes. Selanjutnya mereka mengembangkan sel tumor tersebut untuk digunakan pada uji coba obat terbaru.

Cara baru ini sangat bermanfaat karena berarti peneliti tak perlu melakukan uji coba obat baru pada pasien kanker atau tumor. Selain itu, sel tumor yang diambil dari masing-masing individu akan memberikan kemungkinan untuk mengetahui perawatan terbaik untuk mengobati tumor pada tiap pasien.

"Kami menguji berbagai macam obat kemoterapi pada sel tumor yang berbeda. Dengan begitu, kami bisa menemukan obat yang akan membunuh sel kanker, namun tidak berefek pada sel yang sehat," ungkap peneliti senior Mark Williams dari UEA.

Hasil penelitian ini belum final dan masih terus berlanjut. Namun terobosan baru dari para peneliti ini patut diapresiasi karena juga memberikan harapan bagi pengobatan tumor dan kanker di masa depan yang lebih memudahkan pasien.