Senin, 12 Maret 2018

Pertama kalinya, sel tumor dikembangkan di luar tubuh

Pertama kalinya, sel tumor dikembangkan di luar tubuh,- Selama ini tantangan terbesar peneliti untuk menyembuhkan kanker dan tumor adalah percobaan yang harus mereka lakukan pada pasien kanker atau tumor. Namun kini tampaknya hal itu tak diperlukan lagi. Untuk pertama kalinya, peneliti berhasil mengembangkan sel tumor di luar tubuh manusia.

Tak selamanya obat tumor atau kanker bisa berhasil untuk masing-masing individu. Mencoba berbagai macam perawatan tentunya akan memberatkan pasien kanker dan malah menghambat kesembuhan mereka. Untuk itu, peneliti mencari cara agar bisa mengembangkan sel tumor di luar tubuh untuk melakukan uji coba terhadap obat yang akan diberikan pada pasien.

Peneliti dari University of East Anglia mengeluarkan sebagian tumor usus dari pasien dan meletakkannya pada alat tes. Selanjutnya mereka mengembangkan sel tumor tersebut untuk digunakan pada uji coba obat terbaru.

Cara baru ini sangat bermanfaat karena berarti peneliti tak perlu melakukan uji coba obat baru pada pasien kanker atau tumor. Selain itu, sel tumor yang diambil dari masing-masing individu akan memberikan kemungkinan untuk mengetahui perawatan terbaik untuk mengobati tumor pada tiap pasien.

"Kami menguji berbagai macam obat kemoterapi pada sel tumor yang berbeda. Dengan begitu, kami bisa menemukan obat yang akan membunuh sel kanker, namun tidak berefek pada sel yang sehat," ungkap peneliti senior Mark Williams dari UEA.

Hasil penelitian ini belum final dan masih terus berlanjut. Namun terobosan baru dari para peneliti ini patut diapresiasi karena juga memberikan harapan bagi pengobatan tumor dan kanker di masa depan yang lebih memudahkan pasien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar